SEMATA KELABU

Mendung, ingin lari mngusap luka

Hujan, dalam rintiknya memberikan sakit teramat

Wajahmu, itu bahagia yang nyata

meski  banyak yang harus di pura-purakan dalam baikku,

 

Alasan yang memakai baju kelabu, biarlah.

Setidaknya, dengan sadar tanpa paksa aku berdiri.

Mampu namun tidak, kenapa?

Tetap saja alasan masih kelabu.

Sudahlah, warna-warnipun tak selamanya indah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s