LANGIT PETANG

Hanya yang terlihat sekilat petir di langit petang

Menghardik bocah bersusah mengeja

Pada batas kata yang meracau

Kini bersanding dengan nanarnya tatap

Jika terdengar lenguhan panjang

Pertanda ia hendak beringsut pulang

Merindu bunda tersayang

Namun, hanya mampu memeluk bayang

Sepatutnya lamunan tak mesti merajai

Hatinya gundah gulana, barang sedetikpun enggan pergi

Menyibakkan tanya, tetap dengan seramnya ego

Ah sudahlah, langit petang berarak pulang

Advertisements

One thought on “LANGIT PETANG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s