Ada Apa Dengan #HappyLittleSoul ?

Berbahagialah, Ibu. Anak yang ceria pasti dibesarkan oleh seorang Ibu yang tak lupa berusaha membahagiakan diri dan hatinya juga. #HappyLittleSoul … More Ada Apa Dengan #HappyLittleSoul ?

Advertisements

BADAI

Ada kalanya rasa ingin menyerah itu menyergap. Sekali, dua kali, bahkan berkali-kali. Ketahuilah hatiku tidak terbuat dari batu, pun begitu juga dengan manusia yang lainnya. Meskipun ku coba tegarkan, namun jika berkali-kali dihantam yang ada malah hancur berkeping-keping. Sulit untuk menyatukannya kembali. Jikalaupun berhasil disatukan kembali, ada banyak sisinya yang tak sempurna. Malam itu, suasana … More BADAI

Masa Lalu

Jika dengan mebenturkan kepala segala permasalahan dapat terselesaikan, mungkin aku akan menjadikan itu cara jitu dalam hidup. Hanya benjolan kecil, masalah semua hilang seperti debu yang tertiup angin, entah kemana, tak taulah. Heiiiii!!! Ini bukan kehidupan semaunya aku. Jika segala sesuatunya sesederhana pemikiranku, bisa saja aku menciptakan duniaku sendiri, tapi tidak, kita hidup untuk mengikuti … More Masa Lalu

Maafkan Aku yang Terlahir ‘Biasa’

Aku dibesarkan dari kesederhanaan, yang nyatanya kini membuatku tidak begitu paham bagaimana berdandan glamour. Wajahku biasa saja, tidak ada yang menarik untuk mempesona mata lelaki. Memang harus aku akui, jika kecantikan memanglah fokus terpenting bagi wanita. Akan menjadi kebanggan jika sesorang memiliki pasangan yang cantik, apalagi ketika memperkenalkannya di depan khalayak ramai kan?. Namun, satu … More Maafkan Aku yang Terlahir ‘Biasa’

LANGIT PETANG

Hanya yang terlihat sekilat petir di langit petang Menghardik bocah bersusah mengeja Pada batas kata yang meracau Kini bersanding dengan nanarnya tatap Jika terdengar lenguhan panjang Pertanda ia hendak beringsut pulang Merindu bunda tersayang Namun, hanya mampu memeluk bayang Sepatutnya lamunan tak mesti merajai Hatinya gundah gulana, barang sedetikpun enggan pergi Menyibakkan tanya, tetap dengan … More LANGIT PETANG

SEMATA KELABU

Mendung, ingin lari mngusap luka Hujan, dalam rintiknya memberikan sakit teramat Wajahmu, itu bahagia yang nyata meski  banyak yang harus di pura-purakan dalam baikku,   Alasan yang memakai baju kelabu, biarlah. Setidaknya, dengan sadar tanpa paksa aku berdiri. Mampu namun tidak, kenapa? Tetap saja alasan masih kelabu. Sudahlah, warna-warnipun tak selamanya indah.

KARENA MARAHNYA “PERASAAN” BUKAN HAKIM YANG BAIK

  Terkadang perasaan ingin marah berkepanjang sering gagal dengan sendirinya karena memori yang terekam. Ketika rasa marah masih mengendap, kemudian dengan iseng kamu membuka gallery album bersamanya, maka yang terjadi adalah handphone yang didekatmu segera kau raih, berjalan keluar, duduk menyudut, lalu otakmu menyuruh untuk menampilkan nomor handphone atas nama “Mi Amor” (read;sayangku). Dan akhirnya … More KARENA MARAHNYA “PERASAAN” BUKAN HAKIM YANG BAIK

DUA PRIA INI

  Hei, kau. Taukah kau, aku bahagia ketika kau dengan senang hati bertemu dengan ayahku. Aku mengikuti langkah kalian dengan riang, memandang kalian dengan harapan dua pria di depan ku bisa bercengkrama layaknya sahabat. Dan seperti mendengar harapanku, kau melakukannya dengan baik. Terimakasih untuk keakraban yang tercipta, meski aku tahu wajah lelahmu terlihat jelas namun … More DUA PRIA INI